five boys sex one girl http:bananocams.com datcam redwap.me sexi video kidnyaping 2beeg.mobi www.xxx big phussi. mom son sex movies on mobile hotmoza.tv xnxx hd videos mp4 rajwap.tv erodrunks.info www xxx hd com gasket oil iporntv.mobi xxx vrfo.com stepsibiling com tubzolina.mobi www.scoul garl sex video ftee dawnload.com bbw waxing freepornfinder.info gay drugged and raped videos erocum.net eroebony.info erocum.info porn-tube-home.net tubenza.com teeny rajwap tubepatrolporn.com sunny sleeping xxx

Seminar Dan Pameran Pemanfaatan Herbal Sebagai Paradigma Baru Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Sabtu, 5 Oktober 2019, Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Mataram bekerjasama dengan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk  mengadakan seminar dan pameran yang mengusung tema ”Pemanfaatan Herbal Sebagai Paradigma Baru Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan” . Kegiatan ini dilaksanakan di Scientific Lecture Hall (Dome Gedung Kuliah Bersama)  Universitas Mataram. Peserta kurang lebih sebanyak 250 orang yang terdiri atas praktisi kesehatan (Dokter dan Apoteker), mahasiswa kesehatan (kedokteran, farmasi dan kebidanan) serta akademisi.

Proses registrasi ulang

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada peserta mengenai regulasi dan perkembangan industri herbal di Indonesia dan manfaat herbal sebagai paradigma baru dalam peningkatan pelayanan kesehatan. Pemerintah saat ini telah mencanangkan Program Indonesia Sehat dengan maksud untuk membangun kesehatan masyarakat Indonesia melalui penguatan promotif dan preventif. Guna terwujudnya program tersebut maka dibuatlah arah kebijakan kesehatan yang memperkuat program, dan salah satunya adalah dengan mempromosikan pelayanan kesehatan tradisional yang berorientasi pada upaya menyehatkan yang sakit dan mempertahankan yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup seseorang dengan menggunakan obat-obat atau ramuan tradisional/ jamu yang telah tersaintifikasi.

Program saintifikasi diharapkan dapat mendongkrak citra jamu untuk segara diterima di kalangan medis. Tujuannya adalah memberikan landasan ilmiah penggunaan jamu secara empiris melalui penelitian berbasis pelayanan kesehatan. Oleh karena itu seminar ini dilakukan untuk memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan dan regulasi baru terkait produk saintifikasi jamu yang ada saat ini, selain itu diadakan pula pameran terkait produk hasil inovasi dari Universitas Mataram dan Industri terkait. Beberapa produk pameran yaitu Black Garlic, Teh Daun kelor, minuman kesehatan (aneka jamu), dan sebagainya.

Produk pameran
Produk pameran

Seminar dilaksanakan dalam 3 sesi yang keseluruhannya membahas penggunaan, perkembangan serta potensi herbal yang ada di Indonesia. Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dengan terhitung sebanyak 30.000 jenis tanaman yang ada di Indonesia 9600 jenisnya dapat dipergunakan sebagai obat, namun pemanfaatannya masih belum dikelola secara maksimal. Dengan dilaksanakannya seminar ini diharapkan memberikan informasi kepada praktisi dan peneliti untuk lebih mengembangkan potensi herbal di Indonesia.

Sambutan oleh Wakil Rektor I Universitas Mataram
Menyanyikan lagu wajib nasional
Sambutan oleh Wakil Dekan III FK UNRAM

Acara seminar dibuka secara resmi dengan sambutan oleh Wakil Rektor I  dan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Mataram serta menyanyikan lagu wajib nasional. Sesi pertama seminar diawali dengan materi dari Dra. Rr. Mayagustina Andarini, Apt., M.Sc selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI. Moderator pada sesi ini adalah Dr. Yayuk Andayani, M.Si. Pada sesi ini pemateri membahas mengenai kebijakan pengawasan obat tradisional Indonesia. Beliau berkata “Jangan terlalu bergantung terhadap obat konvensional karena obat tradisonal juga dapat dipergunakan secara komplementer dengan obat yang ada” selanjutnya beliau juga menjelaskan bahwa BPOM juga berperan serta mendukung dengan penuh terhadap kemandirian obat di Indonesia.

Sesi I oleh Deputi BPOM
Foto Bersama Pemateri Sesi I dengan Moderator dan Dekan

Sesi kedua seminar menghadirkan 4 pembicara. Moderator pada sesi ini adalah Iman Surya Pratama, S.Farm., M.Si., Apt. Pembicara pertama adalah Wahyu Widayani, S.Si. Apt yang merupakan Research and Development Manager PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk membahas implementasi GMP (Good Manufacturing Practice) untuk Industri obat tradisional yang telah dipergunakan sidomuncul guna menjamin produk yang telah dipasarkan. Beberapa produk sidomuncul terutama tolak angin pun telah diteliti efektifitasnya dan toksisitasnya oleh peneliti dari Universitas Padjajaran dan Universitas Sanata Dharma. Sesi kedua dan ketiga diisi oleh Prof. dr. Edi Dharmana, M.Sc., PhD., Sp.Park dari Universitas Diponegoro, Semarang, dan Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc., Apt. dari Fakultas Farmasi Universitas Sanatha Dharma yang melakukan uji manfaat Tolak Angin dan uji toksisitas subkronis pada Tolak Angin.  Menurut hasil studi pada tikus dan manusia dinyatakan bahwa Tolak Angin Cair dengan pemakaian dua kali sehari itu bisa meningkatkan fagositosis, meningkatkan sel T, dan lainnya. Jadi harapan saya, apabila dosisnya tepat, Tolak Angin bisa membantu agar tidak mudah jatuh sakit. Untuk uji toksisitas subkronis pada Tolak Angin Cair, secara umum tidak menunjukkan perubahan secara fisiologis, biokimia, maupun struktural pada objek yang diuji dengan pemberian dosis 9 sachet sehari. Pembicara terakhir dari sesi ini adalah Dr. dr. Ina Rosalina, Sp.A (K)., M.Kes., MH.Kes., yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes, beliau berbicara terkait kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan pemerintah dalam melakukan penyelarasan terkait penggunaan obat tradisional pada pelayanan medis di Indonesia.

Sesi II Oleh Kemenkes, Sidomuncul dan Akademisi dari Unpad serta USD
Penyampaian materi oleh Dr. dr. Ina Rosalina, Sp.A (K), M.Kes., MH.Kes.
Foto Bersama Pemateri Sesi II dan Moderator

Sesi ketiga merupakan sesi terakhir yang di isi oleh dr. Hamsu Kadriyan, Sp.THT-KLK,M.Kes yang merupakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dan Dr.Yayuk Andayani, M.Si yang merupakan ketua program studi Farmasi FK Universitas Mataram. Moderator pada sesi ini adalah Siti Rahmatul Aini, M.Sc., Apt. Pada sesi ini dilakukan penjelasan dan penjabaran dari dr. Hamsyu Kadriyan mengenai status penggunaan produk herbal yang ada di NTB khususnya untuk THT juga dijabarkan pula perkembangan terakhir terkait inventarisasi dan saintifikasi obat tradisional yang telah dilakukan oleh akademisi Farmasi Universitas Mataram oleh Dr.Yayuk Andayani.

Sesi III Oleh Akademisi dari UNRAM
Foto Bersama Pemateri Sesi III dan Moderator

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat secara terpisah juga menyampaikan bahwa “Melalui seminar herbal seperti ini kami berharap akademisi kedokteran terdorong untuk terus melakukan penelitian tanaman obat secara ilmiah. Tidak hanya bergantung kepada obat modern yang berbasis kimia. Selain itu kami juga ingin dunia kedokteran mendapat wawasan mengenai industri jamu, penelitian yang kami lakukan untuk mengembangkan produk, dan penggunaan jamu untuk pelayanan kesehatan”

Suasana Sesi Diskusi

Acara di tutup dengan diskusi tanya jawab serta pemberian doorprize kepada peserta seminar dan foto bersama.

Suasana Pembagian Doorprize
Foto bersama Seluruh Panitia

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *